Madrim

Madrim

Madrim

 

Nama              : Madrim

Orangtua        : Prabu Salya dan Dewi Setyawati

Suami              : Pandu Dewanata

Kedudukan     : Istri kedua dari Pandu di Kerajaan Astina

Sisi Hidup       : Setia kepada suaminya

 

Madrim atau Dewi Madrim adalah putri Prabu Salya di kerajaan Mandra. Ia mempunyai adik laki-laki yang bernama Prabu Salya/Narasoma. Pada waktu mengidam Dewi Madrim meminta  kepada Pandu untuk meminjam Lembu Andini pada Batara Guru untuk ditunggangi bersama Prabu Pandu. Batara Guru meluluskan permintaan Madrim dengan syarat ketika Pandu meninggal rohnya mau dimasukkan ke dalam kawah Candradimuka.

Madrim memiliki dua anak  kembar yang bernama Pinten Tangsen atau disebut juga Nakula Sadewa. Setelah empat puluh hari kelahiran Nakula dan Sadewa, Dewi Madrim dan Pandu bercengkerama di Taman Kadilengen. Karena melihat kecantikan paras Dewi Madrim, Prabu Pandu tertarik dan mulai mencumbu Dewi Madrim. Prabu Pandu lupa atas kutukan Sang Resi untuk tidak bercumbu rayu dengan wanita.  Tetapi malanglah saat itu pula Batara Yamadipati telah datang membawa surat perintah dari sang Hyang Maha Dewa guna mencabut nyawa Prabu Pandu dan langsung dimasukkan ke kawah Candradimuka. Ketika Prabu Pandu meninggal Madrim ikut menceburkan diri ke api pembakaran mayat suaminya sebagai bentuk darma bakti dan kesetiaan kepada Pandu. Nakula dan Sadewa diasuh oleh Dewi Kunti istri pertama Pandu.

%d bloggers like this: