Pertolongan yang Mencelakakan

(La Fontaine)

Rubi adalah Rubah yang sedang kehausan. Di tengah jalan, ia menemukan sebuah sumur yang cukup dalam. Namun, ia tidak bisa meminum air itu tanpa bantuan katrol timba.  Katrol timba terdiri dari dua ember. Satu ember ada di bawah sumur dan satu ember lagi ada di atas sumur. Jika ember yang ada di atas sumur ia naiki, maka ia akan turun ke dalam sumur. Sementara  ember yang ada di dalam sumur akan naik ke atas sumur.

Tanpa berpikir panjang lagi, Rubi Rubah segera naik ke dalam ember timba yang ada di atas sumur. Dan, pelan-pelan ember itu ke dalam sumur.

Glek, glek, glek…. Rubi Rubah pun langsung meminum air di dasar sumur dengan sepuas-puasnya. Setelah kenyang minum, ia baru sadar. “Bagaimana aku bisa naik lagi ke atas?”

Di saat bingung, tiba-tiba datang seekor kambing bodoh yang kehausan.. “Kalau kau mau minum, kau bisa naik ke ember. Nanti kau bisa turun dan aku bisa naik,” jelas Rubi Rubah pada si kambing.

Saking hausnya, kambing pun segera mengikuti Rubi Rubah. Dalam waktu singkat, si kambing sudah berada di dasar sumur sementara Rubi Rubah sudah berada di atas sumur.

Setelah ada di atas sumur, Rubi Rubah pun berkata pada kambing yang bodoh itu, “Maaf kambing. Sekarang, aku pergi dulu ya. Mudah-mudahan nanti ada binatang yang kehausan dan mau turun ke bawah sumur agar kau bisa naik ke atas sumur,” kata Rubi Rubah sambil pergi.***

Tidak setiap pertolongan itu membantu kesulitan.

%d bloggers like this: