Acara

Mas Tambir adalah seorang bujangan yang mempunyai hoby jalan-jalan. Minggu depan, Mas Tambir membuat jadwal yang suku kata terakhirnya disesuaikan dengan suku terakhir pada nama hari.
Hari Senen : Acaranya ke gunung untuk makan duren (senen = duren)
Hari Selasa : Pergi Museum purbakala (Selasa = purbakala)
Hari Rabu : Keliling desa untuk memotret pembuatan sagu. (Rabu = sagu)
Hari Kamis : Menerbangkan layang-layang di pantai Parang Tritis (Kamis = Parang Tritis)
Hari Jumat : Shooting di kuburan keramat (Jumat = keramat)
Hari Sabtu : Memesan perhiasan dari batu (sabtu = batu)
Hari Minggu : Mengarungi laut dengan perahu (Minggu = perahu)
Acara dari Senen sampai Sabtu berjalan sesuai dengan rencana. Pada hari Minggu ia gusar karena perahu wisata yang ia sewa membatalkan karena ada kerusakan. Karena acara gagal padahal tinggal satu hari Tambir sangat sedih. Di tengah kesedian, kakinya terantuk batu dan kecebur ke laut. Tak lama kemudian ikan hiu segara mencaploknya. Sebelum ditelan hiu, Tambir berucap : “Yes…Yes…..Yes…. Acaraku sempurna lengkap satu minggu. Hari Minggu dicaplok ikan hiu. (Minggu = Hiu).”
Setelah selesai berucap tubuhnya langsung masuk ke perut ikan.

(Wkwkwkwkwk…. Kesuksesan acara lebih bergharga dibanding nyawanya)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: