Salah Sebut

Giman adalah seorang petani semangka di sebuah lereng bukit yang terpencil. Dia kelihatan sedih karena sudah beberapa panenan semangkanya selalu berbuah sedikit. Hasil panenannya tidak cukup untuk menutupi biaya perawatan tanaman semangka. Atas persetujuan orang tuanya, Giman pergi ke seorang dukun sakti bernama Ki Kuntilisit. Dukun sakti tersebut selalu berada di bawah pohon beringin.
Ki Kuntilisit : “Ada Apa Nak, Kamu kemari?”
Giman : “Tolong saya Ki, agar hasil panen semangka saya melimpah”
Ki Kuntilisit : “Gampang Nak. Setelah saya sembur air kamu balik badan, dan sebutkan permintaanmu pasti akan terkabul.”
Giman : “Baik, Ki”
Setelah itu Ki Kuntilisit menyembur Giman dengan air putih. Giman berbalik badan, sayang sebelum Ia menyebutkan permintaan kakinya terantuk akar pohon dan jatuhlah Giman. Dalam keadaan jatuh ia latah dan terucap “SEMANGKA PUTIH MONTOK”. Segerahlah ia pulang ke rumahnya. Pagi-pagi benar Giman menengok kebun semangkanya. Dia kaget karena semangkanya berbuah aneh.
Giman : “Semangka jenis apa ini? Kok putih-putih empuk.”
Semangka salah sebut

Semangka salah sebut

3 Comments (+add yours?)

  1. kaprilyanto
    Mar 12, 2014 @ 08:47:33

    Wah mau kek gini juga, wkwkwkw

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: