Sunat

Kapuk adalah seorang bapak yang mempunyai satu anak laki-laki bernama Klentheng. Seperti layaknya anak yang lain, Klentheng sudah menginjak masa remaja. Kapuk pun membujuk anaknya agar mau disunat seperti anak laki-laki pada umumnya.
Kapuk :”Le, besok liburan panjang kamu disunat ya!”
Klentheng : “Pak., saya mau disunat asalkan ketika disunat aku minta dipangku bapak”
Kapuk :”Baik Le, Kalau itu permintaanmu.”
Maka hari yang ditetapkan sudah tiba bagi Klentheng untuk disunat. Namun sayang, Kapuk malah sakit bisul. Terpaksa dia tidak memakai celana tetapi memakai sarung. Ketika pelaksanaan sunat akan dimulai Kapuk pun memangku Klentheng anak kesayangannya dengan hanya memakai sarung. Ketika Tukang sunat membuka sarung untuk menyunat, malah keliru sarung bapaknya.
Tukang sunat : “Ini mau diapain lagi orang sudah disunat dan bentuknya sudah ‘Booooyssssss’.”
Kapuk : “Itu punyaku……….. Jangan diapa-apain!”
Klentheng : “Wkwkwkwkwkwk……Habisin saja pak. Biar Kapok!”
Kapuk ; “Huss, diam.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: