Makna Letak Tahi Lalat

MAKNA LETAK TAHI LALAT BAGI ORANG JAWA

Bagi orang jawa letak tahi lalat yang ada di bagian tubuh mempunyai penanda bagi si pemiliknya. Tanda tersebut bukkan hanya sebagai tanda fisik semata namun memiliki penanda watak dan sifat orang yang memilikinya. Menurut  Kitab Primbon Betaljemur Adammakna, watak manusia jika tahi lalat berada di :

  1. Di kepala bagian kanan disebut manikharda : banyak keberuntungan dan akan tercapai segala keinginannya.
  2. Di kepala bagian kiri disebut jemjem : tidak mempunyai ketetapan hati dan banyak menemui rintangan hidup
  3. Di kepala bagian belakang disebut canthuka: sabar, pemberani, bersungguh-sunguh dan kuat, serta berperasaan damai dalam bekerja.
  4. Di ubun-ubun disebut duryuti : suka berbohong dan suka melakukan tipu muslihat.
  5. Di usar rambut (unyeng-unyeng) disebut pulung jati : teliti, pandai, hati-hati, dan baik hati.
  6. Di dahi kiri atau kanan disebut werdhatama : sangat cerdas
  7. Di tengah-tengah dahi disebut bercara : cerdas dan pandai berbicara, pemberani, serta baik hati.
  8. Di pelipis sebelah kanan atau kiri, atau kedua-duanya disebut srituwuh : banyak rejeki dan segala yang dikerjakan akan mendatangkan keberuntungan.
  9. Di atas kelopak mata kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut gunasakti : baik hati, sangat pandai bergaul dan mudah masuk ke semua kalangan.
  10. Di bawah kelopak mata kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut punggung : kurang pandai, kurang rajin, dan perlu usaha keras untuk memperoleh rejeki.
  11. Di ujung mata kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut tamengtuwuh : pendiam, jika berbicara sangat berbobot.
  12. Di putih mata kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut buto : tidak bisa menahan emosi, kurung jujur dan suka meninggikan diri sendiri.
  13. Di bagian iris mata kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut sripadu : ikhlas, bersunguh-sungguh dalam bekerja, pandai, dan rendah hati.
  14. Di alis mata kanan disebut kajen : baik hati dan suka menolong.
  15. Di alis kiri disebut jatmika : dicintai banyak orang dan jika sudah berumah tangga banyak mendapatkan keberuntungan dan kebahagiaan.
  16. Di pipi kiri atau kanan, atau kedua-duanya serta dekat dengan mata disebut srigati : suka berteman dan berbagi, jika kedatangan tamu maka akan banyak hidangan yang dikeluarkan.
  17. Di tengah-tengah pipi kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut tujusih :dicintai banyak orang dan banyak tamu yang datang ke rumahnya.
  18. Di tengah-tengah batang hidung disebut turunsih : jika sudah berumah tangga dicintai banyak orang dan banyak mendapat keberuntungan.
  19. Di hidung (sembarang)  disebut pulungsih : dicintai banyak orang dan banyak mendapat keberuntungan, serta akan tercapai segala yang diinginkan.
  20. Di bawah lubang hidung disebut palguna : pandai bicara, rajin bekerja, namun agak sulit untuk mendapatkan rejeki.
  21. Di bibir atas disebut gunasanti : pandai dan mudah mendapatkan rejeki.
  22. Di bibir bawah disebut lumer : baik hati dan dikagumi banyak orang.
  23. Di telinga kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut srikurda : mudah terpancing emosinya.
  24. Di ujung mulut kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut nylarem : pandai berbicara namun  perlu usaha keras untuk mendapatkan rejeki.
  25. Di jangut disebut ciptakukila : sua dan pandai berbicara, namun sering kelewatan.
  26. Di leher disebut sridaya : pandai dan terbuka hatinya.
  27. Di tengkuk disebut punggel : kurang pandai dan mudah putus asa.
  28. Di pundak sebelah kanan disebut dayakarsa : kuat kehendaknya dan penuh perhitungan
  29. Di pundak sebelah kiri disebut dayalena : tidak punya ketetapan hati.
  30. Di dada sebelah kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut gulrana : kuat, pemberani, dan dapat dihandalkan dalam bekerja.
  31. Di payudara sebelah kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut sriasih : dicintai banyak orang.
  32. Di di atas perut disebut rena : baik budinya dan segla cita-citanya akan terlaksana.
  33. Di punggung sebelah kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut reksamulaya : bisa menyimpan rahasia.
  34. Di pusar disebut manuhara : bekelakuan baik dan akan mendapatkan kesenamgan.
  35. Di punggung bawah sebelah kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut kapitama : bersungguh-sunguh dan berkendak kuat akan keinginannya.
  36. Di tulang punggung disebut murwat : mempunyai drajat yang tinggi dan berkharisma.
  37. Di lengan kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut reksamuka : kuat dalam mengerjakan segala hal.
  38. Di telapak tangan kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut rajakeleng : kuwat badannya, jika tangan untuk memukul sangat berbahaya bagi yang dipukul.
  39. Dipunggung telapak tangan kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut ragam : bisa menyimpan kekayaan.
  40. Di siku kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut gutama : dicintai banyak orang dan suka berbuat kebaikan.
  41. Di ketiak kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut tutup : bisa menyimpan rahasia
  42. Di jari tangan kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut unggul : apa yang dilakukan akan mendatangkan keberuntungan.
  43. Di pergelangan tangan kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut brasta : kurang hemat.
  44. Di pantat kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut basu : perlu bekerja keras untuk mendapatkan rejeki.
  45. Di selangkangan kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut bimalaku : suka bekerja dan mendapatkan keberuntungan.
  46. Di kemaluan disebut gutukbrama : banyak keberuntungannya.
  47. Di betis kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut sitaresmi : kuat ingatannya.
  48. Di  bagian luar tulang kering kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut  wregeng : kurang hemat.
  49. Di pergelangan  kaki kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut pasren : suka menggunakan perhiasan dan kuat jika berjalan jauh.
  50. Di tungkai kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut juti : suka berbuat tidak jujur.
  51. Di telapak kaki kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut weca : suka berbuat kebaikan dan suci hatinya.
  52. Di jari kaki kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut werdiguna : selalu melakukan tindakan yang baik.
  53. Di lutut sebelah kiri atau kanan, atau kedua-duanya disebut ancala : kuat menahan penderitaan dan kuat melakukan perjalanan jauh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: